Rabu, 21 Agustus 2019

tugas 1 manajemen kelas


Prinsip Belajar, Mengajar Dan Keterampilan Dalam Mengajar


A.  Belajar Dan Mengajar
Belajar adalah sebagai proses perubahan perilaku, akibat interaksi individu dengan lingkungan.  Perubahan perilaku dalam proses belajar adalah akibat dari interaksi dengan lingkungan.  Interaksi ini biasanya berlangsung secara sengaja.  Kesengajaan itu sendiri tercermin dari adanya faktor-faktor berikut: a) Kesiapan (readiness); yaitu kapasiti baik fisik maupun mental untuk melakukan sesuatu b) Motivasi; yaitu dorongan dari dalam diri sendiri untuk melakukan sesuatu c) Tujuan yang ingin dicapai.
Mengajar merupakan suatu proses yang kompleks.  Mengajar adalah segala upaya yang disengaja dalam rangka memberi kemungkinan bagi siswa untuk terjadinya proses belajar sesuai dengan tujuan yang dirumuskan. Dalam prosesnya aktivitas yang menonjol dalam pengajaran ada pada siswa.  Namun demikian bukanlah berarti peran guru tersisihkan; melainkan diubah.  Guru berperan bukan sebagai penyampai informasi, tetapi bertindak sebagai director dan facilitator of learning – pengarah dan pemberi fasilitas untuk terjadinya proses belajar.

KESIMPULAN :
Belajar dan mengajar saling berkaitan satu sama lain. Dimana belajar merupakan perubahan perilaku siswa terutama pada tingkat  sekolah dasar yang masih perlu bimbingan yang maksimal terutama dalam bidang akhlaknya yang diwujudkan melalui proses mengajar yang dilakukan guru di sekolah. Dalam proses mengajar tersebut guru memiliki peranan yang sangat penting sebagai fasilitator dan pengarah bagi siswa.


B.  Prinsip Belajar Dan Mengajar
1.    Prinsip-prinsip Belajar
a.    Untuk dapat belajar dengan baik, siswa membutuhkan suasana yang wajar, tanpa tekanan
b.    Untuk dapat belajar dengan baik, siswa membutuhkan suasana yang merangsang
c.     Dalam proses belajar mengajar, siswa sering membuthkan bimbingan dan bantuan
d.   Dalam Proses Belajar mengajar, siswa membutuhkan kesempatan untuk berkomunikasi, baik dengan guru, teman, maupun dengan lingkungannya

e.    Kebutuhan siswa akan poin 1,2,3 dan 4 berbeda dalam ragam dan kadarnya.
Beberapa prinsip umum tentang belajar:
 1) Proses belajar adalah kompleks namun terorganisasi
2) Motivasi penting dalam belajar
3) Belajar berlangsung dari yang sederhana meningkat kepada yang kompleks.
4) Belajar melibatkan proses perbedaan dan penggeneralisasian berbagai proses.

KESIMPULAN :
Pada dasarnya pada proses belajar mengajar di kelas memiliki beberapa prinsip yang sangat penting seperti siswa bisa belajar dengan baik, guru memotivasi, membimbing serta mengarahkan peserta didik khususnya tingkat sekolah dasar kepada yang baik. Belajar berlangsung dari yang sederhana ke yang lebih kompleks serta suasana mengajar yang menyenangkan.


C.  Keterampilan- Keterampilan Mengajar
Keterampilan Dasar Mengajar
Jenis-jenis keterampilan mengajar terbatas, mempunyai rentangan dari yang sederhana sampai yang kompleks, dari yang mengimplementasikan guru sebagai pusat keaktifan sampai kepada penciptaan situasi yang memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan kegiatan secara optimal. Jenis–jenis keterampilan mengajar tersebut meliputi:
1. Keterampilan Bertanya (Dasar dan Lanjutan)
2. Keterampilan Memberi Penguatan
3. Keterampilan Mengadakan Variasi
4. Keterampilan Menjelaskan 
5. Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran
6. Keterampilan Memimpin Diskusi Kelompok Kecil
7. Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan
8. Keterampilan Mengelola Kelas Pengertian Yang dimaksud dengan keterampilan mengelola kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal, dan keterampilan untuk mengembalikan kondisi belajar yang optimal, apabila terdapat gangguan dalam proses belajar baik yang bersifat gangguan kecil dan sementara maupun gangguan yang berkelanjutan.

KESIMPULAN :
Berbagai keterampilan sangat dibutuhkan oleh guru dalam mengajar, agar proses pembelajaran bisa berlangsung secara maksimal dan tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan baik. Seperti keterampilan Keterampilan Bertanya, Keterampilan Memberi Penguatan, Keterampilan Mengadakan Variasi , Keterampilan Menjelaskan, Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran , Keterampilan Memimpin Diskusi Kelompok Kecil, Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan.
Keterampilan – keterampilan tersebut sebagai penunjang bagi guru khususnya sekolah dasar agar proses belajar lebih menyenangkan dengan adanya berbagai penguatan positif bagi anak serta berbagai variasi dalam pembelajaran. Karena anak-anak khususnya siswa tingkat sekolah dasar cendrung mudah bosan dan membutuhkan sesuatu yang menarik semangat dan motivasi siswa dalam belajar.

D.  Tujuan Keterampilan Mengajar
1)      Tujuan untuk siswa
Keterampilan mengelola kelas bagi siswa mempunyai tujuan untuk:  Mendorong siswa mengembangkan tanggung jawab individu terhadap tingkah lakunya, serta sadar untuk mengendalikan dirinya.  Membantu siswa agar mengerti akan arah tingkah laku yang sesuai dengan tata tertib kelas, dan melihat atau merasakan teguran guru sebagai suatu peringatan dan bukan kemarahan.  Menimbulkan rasa berkewajiban melibatkan diri dalam tugas serta bertingkah laku yang wajar sesuai dengan aktivitas-aktivitas kelas.

2)      Tujuan untuk Guru
Bagi guru, tujuan keterampilan mengelola kelas adalah untuk melatih keterampilannya dalam : Mengembangkan pengertian dan keterampilan dalam memelihara kelancaran penyajian dan langkah-langkah proses belajar mengajar secara efektif.  Memiliki kesadaran terhadap kebutuhan siswa dan mengembangkan kompetensinya dalam memberikan pengarahan yang jelas kepada siswa.  Memberi respon secara efektif terhadap tingkah laku siswa yang menimbulkan gangguan-gangguan kecil atau ringan serta memahami dan menguasai seperangkat kemungkinan strategi dan yang dapat digunakan dalam hubungan dengan masalah tingkah laku siswa yang berlebihan atau terus menerus melawan di kelas.


KESIMPULAN :
Tujuan dari keterampilan mengajar diantaranya : dapat  Mendorong siswa mengembangkan tanggung jawab terhadap tingkah lakunya, serta sadar untuk mengendalikan dirinya. Sedangkan bagi guru meliputi : dapat mengembangkan keterampilan dalam memelihara kelancaran penyajian dan langkah-langkah proses belajar mengajar secara efektif. Serta  memiliki kesadaran terhadap kebutuhan siswa dan mengembangkan kompetensinya dalam memberikan pengarahan yang jelas kepada siswa.

E.   Macam Macam Keterampilan Mengajar
Pada garis besarnya keterampilan mengelola kelas terbagi dua bagian
yaitu;
1)      Keterampilan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal.
a.    Menunjukan sikap tanggap,
Guru memperlihatkan sikap positif terhadap setiap perilaku yang muncul pada siswa dan memberikan tanggapan-tanggapan atas perilaku tersebut dengan maksud tidak menyudutkan kondisi siswa, perasaan tertekan dan memunculkan perilaku susulan yang kurang baik. 
b.    Membagi perhatian, 
Kelas diisi lebih dari satu orang akan tetapi sejumlah orang (siswa) yang memiliki keterbatasan-keterbatasan yang berbeda-beda yang membutuhkan bantuan dan pertolongan dari guru.  Perhatian guru tidak hanya terpokus pada satu orang atau satu kelompok tertentu yang dapat menimbulkan kecemburuan, tapi perhatian harus terbagi dengan merat kepada setiap anak yang ada di dalam kelas.
c.     Memusatkan perhatian kelompok,
Munculnya kelompok informal di kelas, atau pengelompokan karena di sengaja oleh guru dalam kepentingan pembelajaran membutuhkan kemampuan untuk mengatur dan mengarahkan perilakunya, terutama ketika kelompok perhatiannya harus terpusat pada tugas yang harus diselesaikan.

d.    Memberikan petunjuk-petunjuk yang jelas,
Untuk mengarahkan kelompok kedalam pusat perhatian seperti dijelaskan di atas, juga memudahkan anak menjalankan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya maka tugas guru adalah emamparkan setiap pelaksanan tugas-tugas tersebut sebagai petunjuk pelaksanaan yang harus dilaksanakan anak secara bertahap dan jelas.
e.    Menegur, 
Permasalahan bisa terjadi dalam hubungannya antara siswa dengan siswa dan siswa dengan guru. Permasalahan dalam hubungan tersebut bisa terjadi dalam konteks pembelajaran, sehingga guru sebagai pemegang kendali kelas harus mampu memberikan teguran yang sesuai dengan tugas dan perkembangan siswa.  Sifat dari teguran tidak merupakan hal yang memberikan efek penyerta yang menimbulkan ketakutan pada siswa tapi bagaimana siswa bisa tahu dengan kesalahan yang dilakukannya.
f.     Memberi penguatan,
Penguatan adalah  Upaya yang diarahkan agar prestasi yang dicapai dan perilaku-perilaku yang baik dapat dipertahankan oleh siswa atau bahkan mungkin ditingkatkan dan dapat ditularkan kepada siswa lainnya.  Penguatan yang dimaksudkan dapat berupa reward yang bersipat moril juga yang bersifat material tapi tidak berlebihan.

2)   Keterampilan yang berhubungan dengan pengendalian kondisi belajar yang optimal.
a.    Memodifikasi tingkah laku
Modifikasi tingkah laku adalah menyesuaikan bentuk-bentuk tingkah laku kedalam tuntutan kegiatan pemebelajaran sehingga tidak muncul prototyfe pada diri anak tentang peniruan perilaku yang kurang baik.
b.     Pengelolaan kelompok
Kelompok kecil ataupun kelompok belajar di kelas adalah merupakan bagaian dari pencapaian tujuan pembelajaran dan strategi yang terapkan oleh guru.  Kelompok juga bias muncul secara informal seperti teman bermain, teman seperjalanan, teman karena gender dan lain-lain.  Untuk kelancaran pembelajaran dan pencapaiant ujuan pembelajaran maka kelompok yang ada dikelas itu harus di kelola dengan baik oleh guru.


c.     Menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah.
Permasalahan memiliki sifat perennial (akan selalu ada) dan nurturan effect, oleh karena itu permasalahan akan muncul didalam kelas kaitannya dengan interaksi dan akan diikuti oleh damapak pengiring yang besar bila tidak bias diselesaikan.  Guru harus dapat mendeteksi permasalahan yang mungkin muncul dan dengan secepatnya mengambil langkah penyelesaian sehingga ada solusi untuk masalah tersebut.





DAFTAR PUSTAKA


Eggen, Paul D & Don Kauchak, (1994), Education Psychology Classroom Connection, New York : McMillan College Publishing Company Inc.
Ornstein, Allan C, (1990), Strategies for Effective Teaching, New york: Harper and Row Publisher Inc,

.



22 komentar:

  1. Sangat membantu sekali materinya kak

    BalasHapus
  2. Sangat bermanfaat, terima kasih

    BalasHapus

Tugas 14 manajemen

TUGAS MANAJEMEN KELAS DI SD Tentang Membina Hubungan Sekolah dengan Masyarakat dalam Melaksanakan Disiplin Sekolah       ...