Rabu, 31 Juli 2019

tugas 3 manajemen kelas


TUGAS

MANAJEMEN KELAS DI SD

Tentang

                                                           MANAJEMEN KELAS                 


Oleh:

RESI HAYATI

1620158

7.4 PGSD

Dosen Pembimbing:
Yessi Rifmasari, M.Pd

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIAPADANG

2019


A.  Konsep Manajemen Kelas
Manajemen atau pengelolaan diartikan proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. Sedangkan kelas diartikan secara umum sebagai sekelompok siswa yang ada pada waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama pula. Dalam arti sempit kelas menunjukan suatu ruangan (dibatasi 4 dinding) atau tempat dimana murid-murid belajar, tiap bangunan sekolah di bagi kedalam ruangan-ruangan bagunan yang menunjukan ruangan kelas. Dalam arti luas kelas dapat pula diartikan sebagai kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru kepada murid-murid dalam sutau ruangan untuk sutau tingkat tertentu pada jam tertentu. Kelas yang dimaksudkan disini adalah mencakup kedua pengertian tersebut, yaitu hanya sebagai ruangan yang menunjukan tingkatan tertentu, akan tetapi juga menunjukan kegiatan pembelajaran yang berlangsung.
Dengan demikian, manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Atau dapat dikatakan bahwa manajemen kelas merupakan usaha sadar untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara sistematis. Usaha sadar itu mengarah pada penyiapan bahan belajar, penyiapan sarana dan alat peraga, pengaturan ruang belajar, mewujudkan situasi/kondisi proses belajar mengajar dan pengaturan waktu sehingga pembelajaran berjalan dengan baik dan tujuan kurikuler dapat tercapai.
Konsep dasar yang perlu dicermati dalam manajemen kelas adalah penempatan individu, kelompok, sekolah dan faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Tugas guru seperti mengontrol, mengatur atau mendisiplinkan peserta didik adalah tindakan yang kurang tepat lagi untuk saat ini. Sekarang aktivitas guru yang terpenting adalah memanaj, mengorganisir dan mengkoordinasikan segala aktivitas peserta didik menuju tujuan pembelajaran. Mengelola kelas merupakan keterampilan yang harus dimiliki guru dalam memutuskan, memahami, mendiagnosis dan kemampuan bertindak menuju perbaikan suasana kelas terhadap aspek-aspek manajemen kelas.
Adapun aspek aspek yang perlu diperhatikan dalam manjemen kelas adalah sifat kelas, pendorong kekuatan kelas, situasi kelas, tindakan selektif dan kreatif. Manajemen Kelas adalah rentetan kegiatan guru untuk menumbuhkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif, yaitu meliputi : tujuan pengajaran, pengaturan waktu, pengaturan ruangan dan peralatan, dan pengelompokan siswa dalam belajar. Manajemen Kelas adalah kegiatan pengelolaan perilaku murid-murid, sehingga murid-murid dapat belajar (E.C. Wragg : v)
Dari Wilford A. Weber : 1986 manajemen kelas adalah :
a.    Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan ketertiban suasana kelas melalaui penggunaan disiplin (pendekatan otoriter)
b.    Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan ketertiban suasana kelas melalui intimidasi pendekatan intimidasi) Seperangkat kegiatan guru untuk memaksimalkan kebebasan siswa (pendekatan permisif)
c.    Seperangkat kegiatan guru menciptakan suasana kelas dengan cara mengikuti petunjuk/resep yang telah disajikan (pendekatan buku masak)
d.   Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan suasana kelas yang efektif melalui perencanaan pembelajaran yang bermutu dan dilaksanakan dengan baik (pendekatan instruksional)
e.    Seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan tingkah laku peserta didik yang diinginkan dengan mengurangi tingkah laku yang tidak diinginkan (pendekatan perubahan perilaku)
f.     Seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan hubungan interpersonal yang baik dan iklim sosio-emosional kelas yang positif (pendekatan penciptaan iklim sosio-emosional)
g.    Seperangkat kegiatan guru untuk menumbuhkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif (pendekatan sistem sosial)


B.  Tujuan Manajemen Kelas
Manajemen kelas pada umumnya bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Adapun kegiatan pengelolaan fisik dan pengelolaan sosio-emosional merupakan bagian dalam pencapaian tujuan pembelajaran dan belajar siswa.
Tujuan manajemen kelas : (Dirjen PUOD dan Dirjen Dikdasmen : 1996)
1)   Mewujudkan situasi dan kondisi kelas, baik sebagai lingkungan belajar maupun sebagai kelompok belajar, yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan semaksimal mungkin
2)   Menghilangkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi pembelajaran
3)   Menyediakan dan mengatur fasilitas serta perabot belajar yang mendukung dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan lingkungan social, emosional dan intelektual siswa dalam kelas.
4)   Membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang social, ekonomi, budaya serta sifat-sifat individualnya.

C.  Proses Manajemen Kelas
1.    Perencanaan
Kriteria :
a.    Tujuan, manfaat, hasil yang dicapai sasaran yang dirumuskan secara jelas.
b.    Pedoman manajemen kelas disusun secara jelas dan dapat diaplikasikan oleh pengguna.
c.    Standar kinerja guru yang disusun dapat diaplikasikan oleh pengguna.
d.   Standar kinerja guru yang disusun dapat diaplikasikan dan terukur.
e.    Sumber daya utama dan pendukung pelaksana pembelajaran dikelas dipersiapkan sedemikian rupa untuk pelaksanaan kegiatan yang efektif dan efesien.
2.    Pelaksanaan
Kriteria :
a.    Satuan waktu pelajaran ditetapkan sesuai denga substansi dan tujuan kegiatan.
b.    Penentuan sumber daya disesuaikan dengan substansi dan tujuan kegiatan pembelajaran.
c.    Alokasi sumber daya kelas didasari atas pertimbangan efisiensi dan efektivitas.
d.   Implementasi program pembelajaran di kelas konsisten dengan perencanaan yang telah dibuat.
3.    Evaluasi
Kriteria :
a.    Instrumen evaluasi pembelajaran disusun sesuai dengan tujuan dan cakupan substansi kegiatan.
b.    Untuk kegiatan pembelajaran tertentu, evaluasi mencakup pre-test untuk mengukur nilai tambah setiap sesi pembelajaran.
c.    Dilakukan analisis kesenjangan antara kompetensi dan kinerja yang diharapkan dengan nyata.
d.   Setiap kegiatan dievaluasi pembelajaran dilaporkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, terutama kepala sekolah, staf orang tua dan siswa.

4.    Tindak Lanjut
Kriteria :
a.    Hasil evaluasi menjadi acuan penyempurnaan program pembelajaran dan manajemen kelas.
b.    Evaluasi hasil menjadi acuan perencanaa baru program pembelajaran dan manajemen kelas.


D.  Strategi Manajemen Kelas
Strategi Pembelajaran adalah rangkaian kegiatan dalam proses pembelajaran tyang terkait dengan pengelolaan siswa di kelas, pengelolaan guru, pengelolaan kegiatan pembelajaran, pengelolaan lingkungan belajar, pengelolaan sumber belajar dan penilaian (asesmen) agar pembelajaran lebih efektif dan efisien sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Strategi pembelajaran erat hubungannya dengan Tehnik pembelajaran. Tehnik pembelajaran adalah Implementasi dari metode pembelajaran yang secara nyata berlangsung di dalam, tempat terjadinya proses pembelajaran.
Strategi Pengelolaan Kelas dalam pembelajaran harus meningkatkan kemampuan belajar siswa antara lain
1)   Menciptakan suasana atau kondisi kelas yang optimal Seorang guru harus bisa menciptakan suasana atau kondisi dari kondisi interaksi pendidikan dengan jalan menciptakan kondisi baru yang menguntungkan proses belajar mengajar sehingga siswa bersemangat dalam belajarnya. Keterampilan yang harus dimiliki guru yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar adalah sikap tanggap, membagi perhatian, dan pemusatan perhatian kelompok.
2)   Berusaha menghentikan tingkah laku siswa yang menyimpang. Seorang guru melakukakn identifikasi masalah dengan jalan berusaha memahami dan menyelidiki penyimpangan tingkah laku siswa yang mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di kelas. Sekolah itu guru memberikan teguran dan bimbingan serta pengarahan-pengarahan agar tercipta tingkah laku siswa yang mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
3)   Menciptakan Disiplin Kerja Pembinaan disiplin kelas atau pencegahan terjadinya pelanggaran disiplin kelas atau pencegahan terjadinya pelanggaran disiplin bisa dilakukan dengan cara membuat tata tertib kelas.8 d. Menciptakan Keharmonisan antara guru dengan siswa Keharmonisan hubungan guru dengan siswa mempunyai efek terhadap pengelolaan kelas terutama dalam meningkatkan efektifitas belajar mengajar.
Hubungan guru dan siswa dikatakan baik apabila hubungan itu memiliki sifatsifat sebagai berikut :
a)    Saling keteergantungan antara satu dengan yang lain
b)   Kebebasan yang memperbolehkan setiap orang tumbuh dan mengembangkan keunikannya, kreatifitasnya, dan kepribadiannya.
c)    Saling memenuhi kebutuhan sehingga tidak ada kebutuhan satu orangpun yang tidak terpenuhi.














DAFTAR PUSTAKA

Evis Karwati. 2014.  Management Kelas. Bandung :  Cv Alfabeta
Dirjen PUOD dan Dirjen Dikdasmen. (1996). Pengelolaan Kelas Seri Peningkatan Mutu 2.  Jakarta : Depdagri dan Depdikbud.
Ornstein, Allan C. (1990). Strategies for Effective Teaching. New york: Harper and Row Publisher Inc.
Suyono Dan Hariyanto. 2017. Belajar Dan Pembelajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Thomas Gordon 1990. Guru Yang Efektif Cara Untuk Mengatasi Kesulitan Dalam Kelas. Jakarta: Rajawali Press.



16 komentar:

  1. Materinya sangat bagus dan membantu sekali..makasih😍

    BalasHapus
  2. Bagaimana jika strategi manajemen kelas tidak berjalan yang diharapkan? Menurut ukhti, apa solusinya?

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat kak, terimakasih kak 🙏

    BalasHapus
  4. Sangat bermanfaat kak, semoga bisa kita terapkan dilapangan nantinya🙏

    BalasHapus
  5. Makasih ya kak materinya sangat membantu

    BalasHapus
  6. Makasi ya kak materinya, semoga bisa diterapkan

    BalasHapus
  7. Sangat bermanfaat, terima kasih

    BalasHapus

Tugas 14 manajemen

TUGAS MANAJEMEN KELAS DI SD Tentang Membina Hubungan Sekolah dengan Masyarakat dalam Melaksanakan Disiplin Sekolah       ...