Sabtu, 31 Agustus 2019

Tugas 14 manajemen


TUGAS
MANAJEMEN KELAS DI SD
Tentang
Membina Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
dalam Melaksanakan Disiplin Sekolah

                                                    
Oleh :
Resi Hayati
1620158

Dosen Pengampu :
Yessi Rifmasari, M.Pd

Kelas : VII.4 PGSD

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIA
PADANG
2019
MEMBINA HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT DALAM MELAKSANAKAN DISIPLIN SEKOLAH

A.    Pengertian Hubungan Sekolah dan Masyarakat
Hubungan sekolah dan masyarakat adalah suatu proses komunikasi antara sekolah dengan masyarakat untuk meningkatkan pengertian masyarakat tentang kebutuhan serta kegiatan pendidikan serta mendorong minat dan kerjasama untuk masyarakat dalam peningkatan dan pengembangan sekolah. Kindred, balgin dan Gallagher mendefinisikan “hubungan sekolah dan masyarakat ini sebagai usaha kooperatif untuk menjaga dan mengembangkan saluran informasi dua arah yang efisien serta saling pengertian antara sekolah, personel sekolah dengan masyarakat”
Definisi tersebut diatas mengandung beberapa elemen penting, sebagai berikut:
1.    Adanya kepentingan yang sama antara sekolah dengan masyrakat. Masyarakat memerlukan sekolah untuk menjamin bahwa anak-anak sebagai generasi penerus akan dapat hidup lebih baik, demikian pula sekolah.
2.    Untuk memenuhi harapan masyarakat itu, masyarakat perlu berperan serta dalam pengembangan sekolah. Yang dimaksud peran serta sekolah adalah kepedulian masyarakat tentang hal-hal yang terjadi disekolah, serta tindakan membangun dalam perbaikan sekolah.
3.    Untuk meningkatkan peran serta itu diperlukan kerja sama yang baik, melalui komunikasi dua arah yang efisien.
Lembaga pendidikan Islam merupakan lembaga pendidikan yang akhir-akhir ini memiliki tingkat kpercayaan dari masyarkat. Karena Kepercayaan masyarakat menjadi salah satu kunci kemajuan lembaga pendidikan Islam. Ketika masyarakat memiliki kepercayaan terhadap lembaga pendidikan Islam, maka mereka akan mendukung penuh bukan saja dengan memasukkan putra-putrinya ke dalam lembag pendidikan tersebut, tetapi bahkan mempengaruhi orang lain untuk melakukan hal yang sama. Sebaliknya, ketika masyarakat tidak percaya, mereka bukan hanya tidak mau memasukkan putra-putrinya ke lembaga pendidikan tersebut, tetapi bahkan memprovokasi tetangga atau lingkungan sekitarnya. Ini berarti masyarakat merupakan komponen strategis yang harus mendapat perhatian penuh oleh manajer pendidikan Islam.

B.     Bentuk Opersional Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
1.    Di bidang Sarana Akademik
Tinggi rendahnya prestasi lulusan (kualitas maupun kuantitas), penelitian, karya ilmiah (lokal, nasional, internasiona), jumlah dan tingkat kesarjanaan pendidiknya, sarana dan prasarana akademik termasuk laboratorium dan perpustakaan atau proses belajar mengajar, SB yang mutakhir serta teknologi instruksional yang mendukung PBM, termasuk ukuran prestasi dan prestise-nya.
2.    Di bidang Sarana Pendidikan
Gedung atau bangunan sekolah termasuk ruang belajar, ruang praktikum, kantor dan sebagainya beserta perabot atau mebeuler yang memadai akan memiliki daya tarik tersendiri bagi popularitas sekolah.
3.    Di bidang Sosial
Partisipasi sekolah dengan masyarakat sekitarnya, seperti kerja bakti, perayaan-perayaan hari besar nasional atau keagamaan, sanitasi dan sebagainya akan menambah kesan masyarakat sekitar akan kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekitar sebagai anggota masyarakat yang senantiasa sadar lingkungan demi baktinya terhadap pembangunan masyarakat
4.    Kegiatan Karya Wisata
Kegiatan karya wisata juga bisa dijadikan sarana hubungan sekolah dengan masyarakat, seperti membawa spanduk serta atribut sekolah sampai keluar daerah menyababkan nama sekolah dapat dikenal lebih luas sampai luar kota. Bahkan tertib sopan santun para siswanya di perjalanan akan mendapat kesan tersendiri dari masyarakat yang disinggahi dan dilaluinya.
5.    Kegiatan Olah Raga dan Kesenian
Juga dapat merupakan sarana hubungan sekolah dengan masyarakat, misalnya dalam porseni dan lomba antar sekolah akan membawa keunggulan sekolah dan membawa nama harum sekolah tersebut.
6.    Menyediakan fasilitas sekolah untuk kepentingan masyarakat sekitar sepanjang tidak mengganggu kelancaran PBM, demikian sebaliknya fasilitas yang ada di masyarakat sekitarnya dapat digunakan untuk kepentingan sekolah.
7.    Mengikutsertakan tokoh-tokoh masyarakat dalam kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler sekolah, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dan masih banyak lagi kegitan operasional hubungan sekolah dengan masyarakat yang dikreasikan sesuai situasi, kondisi serta kemampuan pihak-pihak terkait.
dalam panduan manajemen sekolah, di sebutkan cara-cara berikut untuk berhubungan dengan masyarakat.
a.    Melaksanakan program-program kemasyarakatan, seperti kebersihan lingkungan
b.    Mengadakan Open House, yang member kesempatan kepada masyarakat luas untuk mengetahui program sekolah,
c.    Menerbitkan bulletin sekolah, majalah, atau lembar informasi yang secara berkala memuat kegiatan dan program sekolah untuk diinformasikan kepada masyarakat
d.   Mengundang tokoh untuk menjadi pembicara atau Pembina suatu program sekolah,
e.    Membuat program kerjasama sekolah dengan masyarakat, misalnya perayaan hari-hari nasional dan perayaan keagamaan.

C.    Jenis Kegiatan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
1.    Kegiatan Eksternal
Kegiatan ini selalu berhubungan atau ditujukan kepada instansi atasan dan masyarakat di luar sekolah. Ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan dalam hal ini yakni:
a.    Indirect act adalah kegiatan hubungan sekolah dengan masyar\akat melalui perantara media tertentu seperti misalnya: informasi lewat televisi, penyebaran informasi lewat radio, penyebaran informasi melalui media cetak, pameran sekolah dan berusaha independen dalam penerbitan majalah atau buletin sekolah.
b.    Direct act adalah kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat melalui tatap muka, misalnya: rapat bersama dengan komitte sekolah, konsultasi dengan tokoh masyarakat, melayani kunjungan tamu dan sebagainya.
2.     Kegiatan Internal
Kegiatan ini merupakan publisitas ke dalam, sasarannya adalah warga sekolah yang bersangkutan yaitu para pendidik, karyawan, dan peserta didik. Kegiatan ini juga dapat dilakukan dengan dua kemungkinan yakni:
a.    Indirect act adalah kegiatan internal melalui penyampaian informasi melalui surat edaran; penggunaan papan pengumuman di sekolah; penyelenggaraan majalah dinding; menerbitkan buletin sekolah untuk dibagikan pada warga sekolah; pemasangan iklan/pemberitahuan khusus melalui media massa; dan kegiatan pentas seni.
b.    Direct act adalah kegiatan internal yang dapat berupa: rapat dewan guru; upacara sekolah; karyawisata/rekreasi bersama; dan penjelasan pada berbagai kesempatan
Banyak orang berpendapat bahwa hubungan kerja sama antara sekolah dan masyarakat hanyalah dalam hal mendidik anak belaka. Padahal hubungan antara sekolah dan masyarakat itu mengandung arti yang lebih luas dan mencakup beberapa bidang. Hubungan kerja sama antara sekolah dan masyarakat itu dapat digolongkan menjadi 3 hubungan, yaitu :
1.    Hubungan edukatif, ialah hubungan kerja sama dalam hal mendidik murid antara guru di sekolah dan orang tua di dalam keluarga. Adanya hubungan ini dimaksudkan agar tidak terjadi perbedaan prinsip atau bahkan pertentangan yang dapat mengakibatkan keraguan-keraguan pendirian dan sikap pada diri anak atau murid
2.    Hubungan kultural, ialah usaha kerja sama antara sekolah dan masyarakat yang memungkinkan adanya saling membina dan mengembangkan kebudayaan masyarakat tempat sekolah itu berada. Sekolah merupakan suatu lembaga yang seharusnya dapat dijadikan alat ukur bagi maju-mundurnya kehidupan, cara berpikir, kepercayaan, kesenian, adat istiadat dan sebagainya. Kegiatan- kegiatan kurikulum sekolah disesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan perkembangan masyarakat.
3.    Hubungan institusional, yakni hubungan kerja sama antara sekolah dengan lembaga-lembaga atau instansi-instansi resmi lain baik swasta maupun pemerintah. Dengan adanya hubungan ini, sekolah dapat meminta bantuan dari lembaga-lembaga lain yang berkaitan dengan pengadaan dan pengembangan materi kurikulum maupun bantuan yang berupa fasilitas serta alat-alat yang diperlukan bagi kelancaran pelaksanaan program sekolah.
Dengan dilaksanakannya ketiga jenis hubungan sekolah dan masyarakat diharapkan sekolah tidak lagi selalu ketinggalan dengan perubahan dan tuntutan masyarakat yang senantiasa berkembang. Adanya hubungan sekolah dan masyarakat ini dimaksudkan pula agar proses belajar yang berlaku di sekolah mengalami perubahan dari proses belajar dengan cara menyuapi dengan bahan pelajaran yang ada menjadi proses belajar yang inofatif. Anak-anak dididik untuk berpartisipasi dalam arti luas di dalam kehidupan masyarakat dan dapat mengantisipasi kehidupan masyarakatnya yang akan datang.

D.    Tujuan Hubungan Sekolah dan Masyrakat
Tujuan hubungan sekolah dan masyarakat dapat dikelompokkan menjadi tiga tujuan pokok, yaitu :


1)   Mengambangkan Mutu Belajar dan Petumbuhan Anak-Anak
Untuk mengembakangkan mutu belajar dan pertumbuhan anak-anak hendaknya personil sekolah mengetahui benar-benar kondisi masyarkat lingkungan hidup anak-anak yang sangat penting bagi program pendidikan. Kepala Sekolah dan guru-guru hendaknaya mengikutsertakan masyarakat untuk dapat bekerja sama dan memanfaatkan sumber-sumber di dalam masyarakat yang diperlukan untuk memperkaya program sekolah. Selain itu mengembangkan mutu belajar sekolah hendaknya dapat bekerja sama dengan organisasi-organisasi atau instansi-instansi lain di dalam masyarakat, yang mempunyai tugas dan kepentingan yang sama terhadap pendidikan anak-anak. Dan bahan pengajaran yang diberikan kepada peserta didik bukanlah bahan yang statis dan usang, melainkan merupakan bahan yang fungsional dan akurat bagi kebutuhan murid itu sekarang dan kehidupan akan datang.
2)   Meningkatkan Tujuan dan Mutu Kehidupan Masyarakat
Di dalam masyarakat yang demokratis, sekolah seyogayanya dapat menjadikan dirinya sebagai pelopor dan pusat perkembangan bagi perubahan-perubahan masyarakat dalam bidang ekonomi, kebudayaan, teknologi dan sebagai ke tingkat yang tinggi. Bukan sekolah yang harus mengekor secara pasif kepada perkembangan masyarakat, tetapi sebaliknya sekolahlah justru yang harus memelopori bagaimana dan kemana masyarakat itu harus dikembangkan.
3)   Mengembangkan Pengertian, Antusiasme dan Partisipasi Masyarakat
Pengertian, antusiasme dan partisipasi masyarakat tersebut sangat penting, apalagi bagi masyarakat kita yang pada umumnya masih belum menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab pendidikan anak-anak adalah juga tugas dan tanggung jawab masyarakat di samping sekolah dan pemerintah.
Selain itu, hubungan sekolah dengan masyarakat bertujuan antara lain sebagai berikut:
a)    Memajukkan kualitas pembelajaran dan pertumbuhan anak
b)   Memperkukuhkan tujuan serta meningkatkan kualitas hidup dan penghidupan masyarakat
c)    Menggairahkan masyarakat untuk menjalin hubungan dengan sekolah
Untuk merealisasikan tujuan yang baik antara sekolah dengan masyarakat adalah dengan membangun kerjasama dengan jujur, mulia, mencakup segala yang dibutuhkan, komprehesif, sensitive terhadap masyarakat, dan dapat dipahami oleh masyarakat. Cara laian yang dapat ditempuh untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat adalah dengan melakukan sosialisasi secara realistis argumentative, kepada masyarakat tentang program-program ideal yang telah dilaksanakan. Jadi masyarakat bisa diyakinkan dan kemudian menyatakan dukungan kepada kebijakan-kebijakan sekolah melalui program-program yang telah disampaikan tersebut.







DAFTAR  PUSTAKA

Erjati Abas, Hi. Drs.,M.Ag. 2012. Menuju Sekolah Mandiri. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo.
Padil, Moh dan Triyo Supriayatno. 2010. Sosiologi Pendidikan. Malang :
UIN-Maliki Press.
Suryosubroto, B. Drs. 2012. Hubungan Sekolah dengan Masyarakat (School Public Relations). Jakarta : PT Rineka Cipta.


36 komentar:

  1. Iwawww, materinya sangat bermanfaat bagi aku kakak🙏😊

    BalasHapus
  2. sangat bermanfaat kak.. semoga bisa diterapkan

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat kkak😊udah cocok jadi guru yang profesional

    BalasHapus
  4. Materi nya sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus

Tugas 14 manajemen

TUGAS MANAJEMEN KELAS DI SD Tentang Membina Hubungan Sekolah dengan Masyarakat dalam Melaksanakan Disiplin Sekolah       ...